Thursday, 18 April 2019

PETA ARWAH

Seri XI.  PETA ARWAH

Peta/hantu adalah arwah yang dimaksudkan di masyarakat secara umum.
Kalau Mahayana atau Tantrayana disebut antarabhava.   Ada empat jenis peta yang disebutkan di dalam Milindapanha,  namun sesungguhnya lebih banyak lagi.
Di antara yang disebutkan adalah Paradattupajivika-peta.   Secara harfiah paradattupajivika berarti ia yang hidup bergantung pada pemberian pihak lain.   Oleh Burlingame dalam terjemahannya terhadap Dhammapada Atthakatha ditafsirkan sebagai peta yang menyantap sisa-sisa makanan pemberian pihak lain.   Sedangkan di Milindapanha ditafsirkan sebagai peta yang dapat menerima pelimpahan jasa.
"Arwah" di Theravada di tafsirkan sebagai Peta.  Di Mahayana kebanyakan ditafsirkan sebagai antarabhava.

Wednesday, 17 April 2019

Bagaimana cara menjalani kesadaran 'hidup saat kini'

Budi Utami, Bandung

Namo Buddhaya Bhante,
Bagaimana cara menjalani kesadaran 'hidup saat kini' seperti yang dianjurkan ketika
samadhi ?
Karena dalam kehidupan keseharian sangat sulit dan sepertinya tidak mungkin kita
menjaga kesadaran 'hidup saat ini' tersebut.
Trimakasih Bhante.

Monday, 15 April 2019

Pikiran

Ven Ajahn Chah.

Buddha mengajarkan kita untuk mengenali dan mengamati pikiran. Pikiran adalah sesuatu yang hanya dapat kita ketahui dari aktivitasnya. Pikiran yang murni dan sejati tidak dapat diukur dengan alat apa pun. Pikiran dalam keadaannya yang asli itu kokoh, tidak terguncang dan tidak berubah dan damai. Saat kebahagiaan muncul, pikiran hanyut dalam pengaruh-pengaruh mental, ia terusik bergerak! Saat pikiran terusik itulah, kemelekatan dan kesenangan muncul. Buddha telah membabarkan ajaran-Nya dengan sempurna. Tapi kita sama sekali malas melatihnya, kecuali hanya dengan kata-kata. Apa yang kita ucapakan tidak selaras dengan pikiran kita - kita cenderung berkata kosong. Dan ajaran Buddha bukanlah suatu ajaran yang hanya dengan dibicarakan, ditafsir-tafsir atau direka-reka. Ia adalah sungguh suatu pengetahuan tentang hakikat sesungguhnya dari kehidupan. Itulah mengapa Sang Buddha mengatakan, "Tahtagata hanyalah Penunjuk Jalan." Beliau tidak dapat melatihnya untuk Anda, karena kebenaran adalah sesuatu yang tidak dapat diungkapan dengan kata-kata atau di oper-operkan kepada orang lain. Anda sendirilah yang harus menemukannya sendiri.

Sunday, 14 April 2019

BUDDHA adalah guru yang sangat hebat

BUDDHA adalah guru yang sangat hebat, yang tidak pernah memaksa siapa pun untuk mempunyai keyakinan membuta terhadap Beliau. Beliau mengatakan untuk hanya bergantung kepada kebijaksanaan kita sendiri, hanya ketika kita mengetahuinya sendiri.

Saat anda melakukan perbuatan baik, seperti memberikan dana. Anda mempersembahkan makanan, anda mempersembahkan lilin, anda mempersembahkan sandal.

Thursday, 11 April 2019

Kisah Seorang Brahmana Yang Mengaku Sebagai

(Kisah Seorang Brahmana Yang Mengaku Sebagai)
“Ayah Sang Buddha”

Suatu saat Sang Buddha bersama beberapa bhikkhu memasuki kota Saketa untuk berpindapatta.
Seorang brahmana tua melihat Sang Buddha, mendekati-Nya dan berseru, “O Nak! Mengapa Engkau tidak mengijinkan kami melihatMu selama ini? Ikutlah bersamaku dan biarlah ibuMu juga melihatMu.” Setelah berkata demikian, ia mengundang Sang Buddha ke rumahnya.
Sesampai di rumahnya, istri brahmana pun mengatakan hal yang sama dan memperkenalkan Sang Buddha sebagai ‘kakak tertua’ kepada anak-anaknya dan menyuruh mereka memberi hormat kepada-Nya.
Sejak hari itu, suami istri tersebut memberikan dana makanan kepada Sang Buddha setiap hari dan setelah mendengarkan beberapa khotbah Dhamma, suami istri itu mencapai tingkat kesucian anagami.