DEWA-DEWA
(Dalam Agama Buddha) .
Dalam pandangan Agama Buddha, alam surga di mana para Dewata dan makhluk surgawi tinggal, sekalipun dalam kurun waktu yang berbatas namun tetaplah bukan keberadaan yang kekal serta bukanlah menjadi tujuan Akhir dari Ajaran Buddha.
Alam Surga terbagi menjadi enam alam, yaitu:
1. Câtumahârâjikâ,
2. Tâvatimsa,
3. Yâmâ,
4. Tusita,
5. Nimmânaratî,
6. Para-nimmitavasavattî.
Showing posts with label dewa. Show all posts
Showing posts with label dewa. Show all posts
Saturday, 8 August 2020
Friday, 12 July 2019
Asal Usul Cerita Dewa Zhong Kui.
Hanya Untuk Menambah Wawasan.
Asal Usul Cerita Dewa Zhong Kui.
Dalam Kepercayaan Masyarakat Tiongkok, terdapat seorang Dewa yang bertugas untuk menangkap dan membasmi setan serta berbagai macam roh jahat yang mengganggu kehidupan manusia di Bumi. Dewa tersebut adalah Zhong Kui [钟馗]. Menurut legenda, Beliau adalah seorang tokoh yang pernah hidup pada zaman dinasti Tang tepatnya pada masa pemerintahan Kaisar Tang Xuanzong [唐玄宗] 712-756 Masehi.
Asal Usul Cerita Dewa Zhong Kui.
Dalam Kepercayaan Masyarakat Tiongkok, terdapat seorang Dewa yang bertugas untuk menangkap dan membasmi setan serta berbagai macam roh jahat yang mengganggu kehidupan manusia di Bumi. Dewa tersebut adalah Zhong Kui [钟馗]. Menurut legenda, Beliau adalah seorang tokoh yang pernah hidup pada zaman dinasti Tang tepatnya pada masa pemerintahan Kaisar Tang Xuanzong [唐玄宗] 712-756 Masehi.
Wednesday, 24 June 2015
Tai Shang Lao Jun
Tai Shang Lao Jun
Penulisan lain: Thay Sang Lauw Cin
Friday, 19 June 2015
Dewa Bumi untuk Memperoleh Berkah Secara Cepat
Oleh Maha Acharya Liansheng Shengyen Lu
Diterjemahkan oleh Zhiwei Zhu
Saudara sekalian langsung bertanya: Bagaimana dengan pekerjaan? Bagaimana dengan bisnis? Bagaimana caranya agar lancar? Sebenarnya Shezun sudah mengatakannya, adalah mengandalkan 'Dewa Bumi'.
Diterjemahkan oleh Zhiwei Zhu
Saudara sekalian langsung bertanya: Bagaimana dengan pekerjaan? Bagaimana dengan bisnis? Bagaimana caranya agar lancar? Sebenarnya Shezun sudah mengatakannya, adalah mengandalkan 'Dewa Bumi'.
Dewa Tai Sui ( Dewa Penguasa Tahun )
Kata “Ciong” berarti bertemu. Seringkali kata “Ciong”
disalah artikan menjadi sial, celaka, kurang beruntung. Barangkali
keterangan yang paling tepat adalah ketika seseorang sedang terkena
Subscribe to:
Posts (Atom)