Vippasana dan Jhana
Apa Kata Para Guru Meditasi
Oleh: Ven. Visuddhacara
Pada umumnya para guru meditasi Buddhis yang terkenal dan berpengalaman sepakat bahwa jhana tidak diperlukan atau tidak merupakan syarat pendahulu bagi meditasi vipassana. Misalnya, dalam buku “Living Buddhist Masters” (dulu diterbitkan oleh Buddhist Publication Society, Sri Lanka, dan sesudah itu dengan judul baru, “Living Dharma”, diterbitkan oleh penerbit Shambala) karya Jack Kornfield, dari ke-12 guru yang ditampilkan di sana, semuanya menyatakan dengan jelas atau mengisyaratkan bahwa orang dapat melakukan vipassana tanpa memupuk jhana sedikit pun.
Thursday, 28 September 2017
Wednesday, 27 September 2017
MENGALAHKAN DIRI SENDIRI
MENGALAHKAN DIRI SENDIRI
Di meja resepsionis sebuah hotel, pegawai hotel sedang sibuk mendaftar tamu2 baru. Salah seorang tamu memberikan namanya kepada pegawai muda di belakang meja dengan nada memerintah.
Pegawai itu berkata, "Ya Bapak, kami sediakan satu kamar 'single' untuk Anda."
"Single?" bentak orang itu, "Saya memesan double."
Di meja resepsionis sebuah hotel, pegawai hotel sedang sibuk mendaftar tamu2 baru. Salah seorang tamu memberikan namanya kepada pegawai muda di belakang meja dengan nada memerintah.
Pegawai itu berkata, "Ya Bapak, kami sediakan satu kamar 'single' untuk Anda."
"Single?" bentak orang itu, "Saya memesan double."
Tuesday, 26 September 2017
Tahukah Anda?
Tahukah Anda?
Nyamuk hanya minta setetes darah Anda tetapi Anda mengambil nyawanya sebagai gantinya. Anda betul-betuk memasang harga yang snagat mahal untuk darah Anda, bukan?
Ketika Anda melakukan meditasi Metta, Anda berusaha memancarkan cinta kasih universal tanpa pamrih dan kasih sayang tanpa batas kepada smeua mahluk di seluruh alam semesta. "Semoga semua mahluk hidup berbahagia", demikian harapan Anda.
Bila dalam keheningan meditasi, seekor nyamuk hinggap di pipi Anda untuk mencari makan, tangan Anda lalu otomatis bergerak ke arah 'sasaran' dan .....plok !!!! 'Dasar nyamuk nakal ! Apa tidak tahu kalau saya sedang tenang bermeditasi?' Anda menggerutu.
Apakah nyamuk itu tidak termasuk salah satu mahluk hidup kepada siapa Anda pancarkan cinta kasih?
Nyamuk hanya minta setetes darah Anda tetapi Anda mengambil nyawanya sebagai gantinya. Anda betul-betuk memasang harga yang snagat mahal untuk darah Anda, bukan?
Ketika Anda melakukan meditasi Metta, Anda berusaha memancarkan cinta kasih universal tanpa pamrih dan kasih sayang tanpa batas kepada smeua mahluk di seluruh alam semesta. "Semoga semua mahluk hidup berbahagia", demikian harapan Anda.
Bila dalam keheningan meditasi, seekor nyamuk hinggap di pipi Anda untuk mencari makan, tangan Anda lalu otomatis bergerak ke arah 'sasaran' dan .....plok !!!! 'Dasar nyamuk nakal ! Apa tidak tahu kalau saya sedang tenang bermeditasi?' Anda menggerutu.
Apakah nyamuk itu tidak termasuk salah satu mahluk hidup kepada siapa Anda pancarkan cinta kasih?
Energi Positif Mempertebal Aura
Energi Positif Mempertebal Aura
Pernahkah kita merasa kelelahan berada di lingkungan yang negatif, penuh kebencian, amarah dan perselisihan?
Jika YA, baru-baru ini saya membaca suatu artikel yang berisikan informasi yang sangat menarik. Dalam artikel itu menceritakan pengalaman seorang murid hipnoterapis ketika mengikuti sebuah workshop hipnoterapi di Surabaya.
Pernahkah kita merasa kelelahan berada di lingkungan yang negatif, penuh kebencian, amarah dan perselisihan?
Jika YA, baru-baru ini saya membaca suatu artikel yang berisikan informasi yang sangat menarik. Dalam artikel itu menceritakan pengalaman seorang murid hipnoterapis ketika mengikuti sebuah workshop hipnoterapi di Surabaya.
Sunday, 24 September 2017
Sonaka dan Pangeran Arindama
Sonaka dan Pangeran Arindama
SHORT DHAMMA STORY #7,
Oleh Sayadaw U Osadha,
Retreat masa Vassa 9 Juli - 5 Oktober 2017,
Kayagatasati, Cibodas
------------------------------------
Suatu hari di kota Rajagaha yang dipimpin oleh Raja Magadha, Bodhisatta terlahir sebagai Pangeran Arindama. Pada hari yang sama lahir juga seorang anak lelaki dari seorang rohaniwan yang dinamakan Sonaka. Saat dewasa keduanya pergi ke Takkasila.
SHORT DHAMMA STORY #7,
Oleh Sayadaw U Osadha,
Retreat masa Vassa 9 Juli - 5 Oktober 2017,
Kayagatasati, Cibodas
------------------------------------
Suatu hari di kota Rajagaha yang dipimpin oleh Raja Magadha, Bodhisatta terlahir sebagai Pangeran Arindama. Pada hari yang sama lahir juga seorang anak lelaki dari seorang rohaniwan yang dinamakan Sonaka. Saat dewasa keduanya pergi ke Takkasila.
Subscribe to:
Posts (Atom)